Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam. Tampilkan semua postingan

Jumat, Oktober 19, 2012

Gunung Mas Puncak



Agro Wisata Gunung Mas Puncak, Bogor merupakan lokasi wisata milik PTP Nusantara VIII. Lokasinya berada ditengah-tengah kawasan Puncak.
Lahannya yang luas terhampar dipenuhi dengan kebun teh yang menghijau sejauh mata memandang menciptakan suasana dan pemandangan yang indah. Apalagi dengan posisinya yang berada di ketinggian 800 - 1200 meter dpl dengan suhu rata - rata 12-22 derajat celcius, udara di lokasi ini sungguh segar.
Fasilitas yang terdapat dilokasi ini antara lain :
Kolam pemancingan
○ Tea Walk
○ Pusat jajanan
○ Terbang layang dan paralayang
○ Berkuda
○ Pemandian air panas
/Rem

Sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxaeuD48iSmzEYuraQ_ISPGDZoBKIoB88RkKMcBz0AUlpuScQu7k90v1ih2Ya_xv5Y_yK6js9TJ_-TKcVeQM_uVXIKrwPVyXZZBKw8ocWGkYVIcEmp2KA-Qbu-estkfwzHIZsYo6MHdA/s1600/gunungmas3.jpg

Selasa, Maret 03, 2009

Lokasi Wisata Alam di Bandung dan Sekitarnya

Berikut lokasi wisata alam di Bandung dan sekitarnya:

  • Kawah Tangkubanparahu
  • Kawah Papandayan
  • Kawah Patuha
  • Situ Lembang
  • Curug Cimahi
  • Curug Rongga
  • Kebun teh Sukawana
  • Kebun teh Malabar
  • Kebun teh Rancabali
  • Kebun teh Pangheotan
  • Kebun teh Ciater
  • Kebun kina Bukit Tunggul
  • Kebun sayur Cibodas
  • Kebun sayur Cikidang
  • Kebun sayur Mekarwangi
  • Kebun sayur Cikidang
  • Kebun sayur Negla-Pasanggrahan
  • Kebun bunga Cihideung
  • Kebun kaktus Langensari
  • Kebun strawberi Lembang
  • Kebun strawberi Ciwidey
  • Kebun strawberi Limbangan
  • Hutan pinus Jayagiri
  • Taman Hutan Juanda-Maribaya
  • Penangkaran rusa Ranca Upas
  • Gunung Burangrang
  • Ciater hot spring
  • Cipanas hot spring
  • Cimanggu hot spring
  • Cibolang hot spring
  • Kawah Buni hot spring
/Dew

Rabu, Februari 11, 2009

Perkebunan Teh di Pengalengan



Pengalengan terkenal dengan perkebunan teh Malabar yang didirikan sejak 1860. Kala itu, keindahan Gunung Malabar telah menambatkan hati meneer-meneer Belanda untuk melancong ke sini. Tak hanya tempat istirahat, mereka juga mulai membangun proyek irigasi dan berdagang.

Salah satunya adalah KAR Bosscha. Arsitek Belanda ternama ini akhirnya memutuskan bermukim di sana dan membangun istana mungilnya. Bosscha juga akhirnya memilih dimakamkan di sana.

Hingga kini, peninggalannya masih terawat utuh. Rumah kediamannya dijadikan wisma oleh PT Perkebunan Nusantara. Sementara makamnya dengan kubah berwarna putih, berdiri tegak di depan rumahnya dulu.
Pengalengan sejatinya tak hanya menawarkan romantisme dari zaman kolonial. Anda juga bisa berolah raga menyusuri perkebunan teh Malabar. Di sana ada pula pemandian air panas Cibolang untuk menghilangkan lelah.

Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk menikmati kemewahan ini. Setiap kamar wisma PTPN bisa disewa dengan harga antara Rp 220-270 ribu per malam. Beberapa penginapan milik penduduk sekitar bertaraf melati, juga tersebar di sini. /Dew


Sumber gambar: http://jagaindonesia.com/blog/wp-content/uploads/2014/07/PERKEBUNAN-TEH-RANCABALI2.jpg

Taman Edelweis di Puncak Papandayan



Taman ini terletak di Puncak Salada yang merupakan puncak tertinggi dari Gunung Papandayan. Gunung Papandayan terletak di Propinsi Jawa Barat, tepatnya diantara Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung. Gunung Papandayan dapat dicapai melalui pintu masuk yang berada di Desa Cikajang. Dari Cikajang, kita melanjutkan perjalanan menanjak ke arah kaki Gunung Papandayan. Sebenarnya jalur ini muat dilalui oleh kendaraan roda empat, tapi bila anda memang berniat untuk menikmati pemandangan pegunungan sambil menjajal kemampuan fisik anda sebagai pencinta alam, disarankan untuk menempuh perjalanan dengan berjalan kaki.

Hawa yang dingin akan mulai terasa ketika kita sampai di kaki gunung, terlebih bila senja menjelang. Tapi jangan khawatir, dikaki gunung ini, untuk pengunjung yang berniat untuk beristirahat, anda dapat menemukan banyak penduduk setempat yang menjual makanan seperti: jagung bakar, mie rebus, ubi rebus dan minuman hangat. Jadi anda bisa menikmati hidangan ala kadarnya tersebut sambil menunggu tenaga anda pulih untuk melanjutkan perjalanan ke Puncak Salada.

Bila tenaga anda sudah pulih, silahkan melanjutkan perjalanan anda ke arah Puncak Salada. Tapi anda harus berhati-hati karena jalur dari kaki gunung menuju Salada menanjak dan melalui kawah-kawah yang masih mengeluarkan hawa belerang. Disarankan untuk menggunakan masker penutup mulut dan hidung untuk mencegah keracunan gas belerang tersebut.

Dalam waktu sekitar 2-3 jam, anda akan segera sampai di Puncak Salada. Dipuncak ini anda akan menemukan taman bunga Edelweis. Tapi mohon agar jangan memetik bunga ini karena termasuk bunga yang dilindungi. Bila anda nekad dan tertangkap oleh polisi hutan atau jagawana anda akan mendapatkan sangsi hukum.

Bila anda memang benar-benar berniat memenuhi hasrat kecintaan anda terhadap olahraga pegunungan, dari Puncak Salada anda bisa melanjutkan perjalanan melalui hutan dan perkebunan teh. Jalur itu nantinya akan tembus ke daerah Ciwidey dan Pengalengan di wilayah Bandung Selatan. /Rem

Sumber gambar: http://www.thejakartapost.com/files/images2/p21-apanoramic.jpg

Gunung Tangkuban Perahu



Cerita Sangkuriang lekat dengan legenda Gunung Tangkuban Parahu. Kisah percintaan terlarang antara ibu dan anak menjadi dongeng pengantar sebelum tidur.

Dalam bahasa Sunda, Tangkuban Parahu bisa diartikan perahu yang tengkurap. Dari kota Bandung, gunung ini memang seperti perahu yang terbalik.

Namun bukan legenda itu yang membuat gunung itu menarik dikunjungi. Terletak sekitar 20 kilometer dari kota Bandung, Tangkuban Parahu adalah satu dari banyak gunung berapi di Pulau Jawa. Hingga saat ini, kawahnya masih aktif dan mengepulkan hawa belerang panas.

Gunung ini terakhir meletus pada 1910. Akibat letusan itu, lahirlah 9 kawah yang aktif. Beberapa diantaranya adalah Kawah Ratu, Upas, Domas, Baru, Jurig, Badak, Jurian, Siluman dan Pangguyungan Badak.

Selain menikmati kawah berapi, gunung ini juga memanjakan wisatawan dengan alamnya yang indah. Hutan Jayagiri di kaki gunung, bisa menjadi salah satu pilihan bagi penggemar olah raga hiking. Siapkan sepatu kets, Anda pun siap menjelajah hutan pinus yang rindang.
/Dew

Sumber gambar: http://fc01.deviantart.com/fs5/i/2004/279/9/4/Bandung_Crater_by_SqueakingShoeless.jpg

Taman Hutan Raya Juanda



Kawasan ini merupakan hutan lindung yang sekarang dikenal dengan Taman Hutan Raya (THR) Ir. H. Djuanda. Di tempat ini ada peninggalan sejarah pada masa penjajahan Belanda dan penjajahan Jepang yang tak dapat dilupakan oleh warga Jawa Barat umumnya dan warga Bandung Khususnya yaitu Goa Belanda dan Goa Jepang. Kawasan bandung Utara dapat dijangkau melalui 3 jalur jalan utama: Jalan Dago (Ir. Juanda), Jalan Ciumbeuleuit dan Jalan Setiabudi.
Tempat wisata yang terkenal di kawasan ini adalah Curug Dago dan hutan tropis yang sangat segar udaranya. Jalur menuju pusat hutan ini bisa dilalui dengan berjalan kaki melewati jalan setapak yang dikelilingi oleh pohon-pohon besar dan rimbun.
Bila anda ada kesempatan datang ke kota Bandung, jangan lewatkan untuk berkunjung ke kawasan ini.

Daerah menarik lainnya di sekitar kawasan ini adalah:

  • Dago Tea House. Sebuah restoran dengan konsep podium pertunjukan terbuka (open air), Makanan yang disediakan adalah menu khas Jawa Barat.
  • Kawasan Puncrut. Biasa digunakan sebagai tempat berolah-raga dan berjalan-jalan pagi bagi warga Bandung dan para wisatawan.
  • Dago Golf. Lapangan golf yang terletak di sekitar kawasan Dago.
/Rem
Sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM1u6iex8ygcOKNmhDjCyz1e1Q2CYOEb1iqP2ODtg6Z0VU7GwCFM5BqqeuGXjII5IMiKM-FazAAQJwhpOsjXNctGcdnT8kzNdpaiwQtnvBWZqhaB9x16ej4ZeHWSqePMGBp22R6tM4sAQ/s400/tahura.jpg

Kebun Raya Bogor




Kebun Raya Bogor atau Kebun Botani Bogor adalah sebuah kebun penelitian besar yang terletak di Kota Bogor, Indonesia. Luasnya mencapai 80 hektar dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan.
Saat ini Kebun Raya Bogor ramai dikunjungi sebagai tempat wisata, terutama hari Sabtu dan Minggu. Banyaknya pohon-pohon besar yang menaungi taman raksasa ini sangat nyaman sebagai tempat wisata. Udara yang segar langsung terasa begitu kita memasuki kawasan pohon-pohon tua di taman ini.

Di sekitar Kebun Raya Bogor juga tersebar pusat-pusat keilmuan yaitu Herbarium Bogoriense, Museum Zoologi, dan Institut Pertanian Bogor.

Koleksi pohon dan tumbuhan


  • Bunga bangkai. Salah satu daya tarik utama Kebun Raya Bogor adalah bunga bangkai (Amorphophalus titanum) karena saat-saat mendekati mekar akan mengeluarkan bau bangkai yang menyengat. Bunga ini dapat mencapai tinggi 2m dan merupakan bunga majemuk terbesar di dunia tumbuhan.
  • Pohon kelapa sawit tertua di Asia Tenggara. Pohon unik ini masih hidup sampai sekarang.
Bagi pengjunjung yang berniat menginap di kawasan ini, terdapat beberapa hotel disekitar Kebun Raya Bogor yang dapat menjadi tempat bermalam. Anda juga dapat berbelanja aneka macam buah-buahan dan makanan tradisional khas dari kota Bogor disekitar tempat ini. /Rem
Sumber gambar: http://indahnesia.com/Images/Photobook/2008/2008_kebun_raya_bogor_66.jpg

Selasa, Februari 10, 2009

Taman Nasional Ujung Kulon





Taman Nasional Ujung Kulon terletak di bagian paling barat Pulau Jawa, Indonesia. Kawasan Taman nasional ini juga memasukan wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil disekitarnya seperti Pulau Handeuleum dan Pulau Peucang. Taman ini mempunyai luas sekitar 1,206 km² (443 km² diantaranya adalah laut), yang dimulai dari tanjung Ujung Kulon sampai dengan Samudera Hindia.
Taman Nasional ini menjadi Taman Nasional pertama yang diresmikan di Indonesia, dan juga sudah diresmikan sebagai salah satu Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO pada tahun 1992, karena wilayahnya mencakupi hutan lindung yang sangat luas. Sampai saat ini kurang lebih 50 sampai dengan 60 badak hidup di habitat ini.
Pada awalnya Ujung Kulon adalah daerah pertanian pada beberapa masa sampai akhirnya hancur lebur dan habis seluruh penduduknya ketika Gunung Krakatau meletus pada tanggal 27 Agustus 1883 yang akhirnya mengubahnya kawasan ini kembali menjadi hutan.
Izin untuk masuk ke Taman Nasional ini dapat diperoleh di Kantor Pusat Taman Nasional di Kota Labuan atau Tamanjaya. Penginapan dapat diperoleh di Pulau Handeuleum dan Peucang.
/Rem

Sumber gambar: http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/image/ujungkulon02.jpg

Taman Nasional Gede Pangrango




Taman nasional ini terletak diantara Kabupaten Bogor, Sukabumi dan Cianjur. Terdapat dua buah puncak yang terkenal yaitu Puncak Gede dan Puncak Pangrango. Lokasi ini menjadi tempat favorit untuk para pencinta alam yang berasal dari wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Ketinggian kedua puncak ini sekitar 1000-3000 m dengan suhu rata-rata berkisar 18ยบ Celcius. Gerbang utama untuk menuju puncak Gede Pangrango adalah melalui jalur Cipanas dan Cibodas. Bagi para pencinta alam, jangan lewatkan kesempatan untuk berkunjung ke tempat ini.

Objek-objek menarik yang terdapat di lokasi ini antara lain:

  • Telaga Biru. Danau kecil berukuran lima hektar (1.575 meter dpl.) terletak 1,5 km dari pintu masuk Cibodas. Danau ini selalu tampak biru diterpa sinar matahari, karena ditutupi oleh ganggang biru.
  • Air terjun Cibeureum. Air terjun yang mempunyai ketinggian sekitar 50 meter terletak sekitar 2,8 km dari Cibodas. Di sekitar air terjun tersebut dapat melihat sejenis lumut merah yang endemik di Jawa Barat.
  • Air Panas. Terletak sekitar 5,3 km atau 2 jam perjalanan dari Cibodas.
  • Kandang Batu dan Kandang Badak. Untuk kegiatan berkemah dan pengamatan tumbuhan/satwa. Berada pada ketinggian 2.220 m. dpl dengan jarak 7,8 km atau 3,5 jam perjalanan dari Cibodas.
  • Puncak dan Kawah Gunung Gede. Panorama berupa pemandangan matahari terbenam/terbit, hamparan kota Cianjur, Sukabumi dan Bogor terlihat dengan jelas, atraksi geologi yang menarik dan pengamatan tumbuhan khas sekitar kawah. Di puncak ini terdapat tiga kawah yang masih aktif dalam satu kompleks yaitu kawah Lanang, Ratu dan Wadon. Berada pada ketinggian 2.958 m. dpl dengan jarak 9,7 km atau 5 jam perjalanan dari Cibodas.
  • Alun-alun Suryakencana. Dataran seluas 50 hektar yang ditutupi hamparan bunga edelweiss. Berada pada ketinggian 2.750 m. dpl dengan jarak 11,8 km atau 6 jam perjalanan dari Cibodas.
/Rem
Sumber gambar: http://farm3.static.flickr.com/2045/2512947678_2426410950.jpg